TABAYUNA.com - Buku ini adalah hasil riset dari kajian pustaka dengan metode penulisan deskriptif kualitatif. Data berdasarkan kajian literatur atau e-literature, wawancara dan focus group discussion. Buku terdiri atas empat bab. Pada bab pertama membahas kajian pendidikan kuttab, mulai dari aspek genealogi sejarah, dan distingsi antara kuttab, madrasah, sekolah, dan pesantren. Bab dua mengkaji perkembangan kuttab di Nusantara. Bab tiga mengkaji sistem pendidikan kuttab. Bab empat penutup.

Dari kajian yang didapat, kuttab merupakan lembaga pendidikan yang ada sejak pra Islam atau sebelum Rasulullah Saw dilahirkan. Secara bahasa, kata kuttab berasal dari Bahasa Arab. Ada yang menyebut dari kata kataba, taktib, dan maktab. Kuttab di dalam KBBI V belum ada. Dari segi bahasa dan genealogi kuttab sudah jelas bahwa kuttab dari Timur Tengah. 

Kuttab pada intinya tempat belajar membaca dan menulis sejak zaman pra Islam sampai berkembang pesat hingga Islam datang. Dari literatur yang dikaji, institusi pendidikan Islam pra madrasah mulai dari kuttab, Manazil al-‘Ulama’ (Rumah Kediaman para Ulama), Masjid dan Jami', Qusur (Pendidikan Rendah di Istana), Hawanit al-Waraqin, Al-Salunat al-‘Adabiyyah (Majelis Sastra), Maktabat (Perpustakaan), Al-Badiyah (Daerah Pedalaman), Bimaristan dan Mustashfayat.

Temuan dalam buku juga mendapatkan hal menarik khususnya pada sistem kelas pada kuttab. Untuk kuttab awwal (kelas I, II, III) dan kuttab qonuni (kelas I, II, III, IV). Selain itu, ada pula model Ibu Abbas yang menyerupai jenjang TK dan SD yakni tamhidy dan kuttab (kelas I, II, III, IV, V, VI). Selain itu, ada model Al Jazary yang mengacu pada madrasah salafiyah ula-wustho.

Perkembangan kuttab begitu pesat di Indonesia sejak 2012 yang diawali dengan Kuttab Al-Fatih tersebut. Sejak 2012 tersebut memang bermunculan kuttab-kuttab di Indonesia dengan varian atau berbagai nama. Salah satu yang populer adalah Kuttab Al-Fatih yang hingga 2021 kini memiliki 34 cabang di Indonesia yang berpusat di Depok, Jawa Barat. Meski demikian, temuan yang disajikan dalam buku ternyata kuttab sudah ada sejak era Kasultanan Siak Sri Indrapura. Kuttab itu berada di areal komplek Kesultanan Islam Siak Sri Indrapura Riau. Kesultanan Siak Sri Indrapura merupakan sebuah Kerajaan Melayu Islam yang pernah berdiri di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Indonesia. Kesultanan ini didirikan di Buantan Raja Kecil dari Pagaruyung bergelar Sultan Abdul Jalil pada tahun 1723, setelah sebelumnya terlibat dalam perebutan tahta Johor.

Dari sejarah inilah kuttab sebenarnya bukan “barang baru” dalam kamus sejarah perkembangan pendidikan Islam di Nusantara maupun dunia. Maka sudah tepat jika buku ini fokus mengkaji potret pendidikan Islam kuttab sejak era klasik hingga modern. Semoga para guru, pelajar, mahasiswa, dosen, peneliti, akademik, maupun semua pemuda generasi lintas zaman mulai dari generasi X, Y, dan Z dapat mengambil spirit dari kuttab yang ada di Nusantara.

Berikut biodata bukunya:

Judul: Kuttab: Potret Pendidikan Dasar Islam Klasik Hingga Modern

ISBN: 978-623-6769-73-7

Cetakan: I, Mei 2021

Tebal: 14 x 21 cm,  xi + 195 Halaman

Penulis:  Hamidulloh Ibda, Andrian Gandi Wijanarko, Faizah, Idammatussilmi

Penyunting:  Muhammad Fadloli Al-Hakim

Diterbitkan: CV. Pilar Nusantara

Harga: Rp 85.000 (Belum Ongkir)

HP: 0812-2518-3113

Bagikan :

Tambahkan Komentar