Temanggung, Tabayuna.com - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan gizi anak dilakukan melalui kegiatan edukatif bertajuk “Ibu Pintar Pilih Jajanan Anak” yang diselenggarakan di Desa Ngadiprono, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung pada Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini dikemas dalam bentuk talkshow edukasi kesehatan serta workshop pembuatan es tusuk buah sebagai alternatif jajanan sehat bagi anak-anak.
Sebagai penyelenggara, Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara, Jessie Kuntoro, mengatakan bahwa program ini merupakan Social Impact Initiative Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara. Dikatakannya, bahwa program tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil observasi lapangan di Temanggung, Dusun Ngadiprono yang menunjukkan masih adanya permasalahan kesehatan pada anak, seperti gigi rusak dan kondisi tubuh kurus akibat kurangnya asupan gizi seimbang. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi jajanan dan minuman tinggi gula juga masih cukup sering ditemukan dalam keseharian anak-anak di desa.
Melalui kegiatan ini, para orang tua, khususnya ibu yang memiliki anak usia 3–10 tahun, diberikan edukasi mengenai pentingnya membangun pola makan sehat sejak dini. Talkshow menghadirkan narasumber ahli gizi yaitu Novitasari Tribuana Tungga Dewi, S.Gz yang membahas berbagai topik, mulai dari dampak konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, peran orang tua agar anak tidak jajan sembarangan, hingga pentingnya pemenuhan nutrisi seimbang dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, peserta juga menonton workshop tutorial pembuatan es tusuk buah berbahan dasar buah asli dengan tambahan gula yang minim serta tanpa pewarna buatan. Jajanan sehat ini dibuat dengan tampilan dan bentuk yang menarik agar lebih disukai anak-anak, sekaligus menjadi alternatif camilan sehat pengganti jajanan tinggi gula yang banyak dijual di warung.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada edukasi kesehatan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat desa. Melalui workshop tersebut, warga, khususnya ibu-ibu pemilik warung, diperkenalkan pada peluang pembuatan dan penjualan jajanan sehat yang dapat dikembangkan menjadi usaha sederhana dengan nilai ekonomi.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, baik saat sesi talkshow maupun praktik pembuatan es tusuk buah. Para peserta aktif berdiskusi mengenai kebiasaan konsumsi anak serta berbagai tantangan yang dihadapi orang tua dalam membiasakan pola makan sehat di rumah.
Melalui kegiatan “Ibu Pintar Pilih Jajanan Anak”, diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat bahwa pemenuhan gizi anak tidak hanya sekadar membuat anak kenyang, tetapi juga memastikan anak mendapatkan asupan yang sehat dan bergizi. Dengan meningkatnya pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola konsumsi sehat, diharapkan anak-anak di Desa Ngadiprono dapat tumbuh lebih sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa mendatang. ().


.jpeg)
Tambahkan Komentar