BANYUMAS, Tabayuna.com
– Dalam sejarah perjalanan pendidikan Banyumas, bahkan mungkin Jawa Tengah dan Indonesia, sebuah langkah inspiratif lahir dari MTs Negeri 1 Banyumas. Sebagai ungkapan syukur atas prestasi gemilang putra-putrinya di ajang Porseni Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025, Kepala MTsN 1 Banyumas, H. Sudir, S.Ag., M.S.I., mendaftarkan dua wali murid berprestasi sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sektor Bukan Penerima Upah (BPU), dengan iuran setahun dibayarkan lunas di muka. Senin (11/08/2025).


Langkah ini diberikan kepada Dwi Estri Cahyani, wali murid dari Zeevana Noor Aziza (Juara I Pidato Bahasa Arab Putri), dan Tunas Wahyudiati, wali murid dari Refiyan Putra Priayudi (Juara I Pidato Bahasa Arab Putra). Keduanya adalah sosok pejuang kehidupan yang sehari-hari berdagang, menjaga nafkah keluarga dengan keringat dan doa.


“Ini murni ungkapan syukur, bukan hanya bagi siswa yang meraih medali, tetapi juga keluarga yang setia mendampingi. Kami ingin berbagi kebahagiaan, meringankan beban, dan memberi rasa aman. Tahun ini madrasah membayarkan lunas, tahun depan bisa dilanjutkan secara pribadi. Mohon kerjasama, doa, dan pengawasan dari para orang tua, karena anak-anak ini akan mewakili Jawa Tengah di Porseni Madrasah Tingkat Nasional. Ini membawa nama provinsi, dan kita ingin memberi yang terbaik,” tutur Kepala MTsN 1 Banyumas penuh harap.


Kedua orang tua yang menerima apresiasi ini menuturkan rasa syukur yang dalam.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih atas perhatian Bapak Kepala MTs dan seluruh guru. Kami hanya bisa mendoakan semoga Allah SWT membalas dengan kebaikan terbaik dan berlipat. Untuk persiapan Porseni Nasional, kami pasrahkan sepenuhnya kepada madrasah. Semoga anak-anak kami mampu mengharumkan nama Jawa Tengah,” ungkap mereka penuh haru.


Kepala Tata Usaha MTs N 1 Banyumas, dalam kesempatan yang sama, juga menyampaikan penghargaan khusus.

“Terima kasih kepada dua ibu wali murid ini yang selalu aktif berkomunikasi dan bekerjasama. Semoga apresiasi dari Kepala Madrasah ini menjadi tambahan semangat dalam berdagang, bekerja keras, dan menjalani hari dengan hati tenang, bebas cemas,” ucapnya.


Langkah MTs Negeri  1 Banyumas ini tidak sekadar mencatat prestasi di atas podium, tetapi memahat teladan tentang arti keberhasilan yang sejati, bahwa medali yang paling mulia adalah kebermanfaatan yang mengalir dari prestasi, kepedulian yang memeluk keluarga, dan doa yang terus menggema untuk negeri.


Di akhir silaturahmi, momen haru tak terduga hadir ketika Dwi Estri Cahyani, wali murid Zeevana Noor Aziza, Juara 1 Pidato Bahasa Arab Putri, membagikan kisah pribadinya. Dengan suara bergetar, ia menuturkan bahwa dirinya telah merasakan langsung manfaat program BPJS Ketenagakerjaan. Sejak sang suami tercinta meninggal dunia pada 2021 sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, ia sebagai ahli waris menerima berbagai manfaat JHT, JKM, JP termasuk senua santunan dan beasiswa pendidikan untuk anak hingga perguruan tinggi.


"Alhamdulillah, hingga hari ini beasiswa itu masih mengalir untuk anak-anak saya, termasuk untuk Zeevana yang kini bersekolah di MTs Negeri 1 Banyumas," ujarnya. Ia berharap masyarakat memahami pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal seperti pedagang, karena manfaatnya sangat besar untuk masa depan keluarga. (Tb11/Djarmanto - YF2DOI )

Bagikan :

Tambahkan Komentar