Brebes, TABAYUNA.com - Pimpinan Cabang GP Ansor Brebes meluncurkan program #SemuaBisaMakan baru-baru ini (31/03/2020). Program ini merupakan wujud kepedulian Gerakan Pemuda Ansor atas kondisi pandemi covid-19 yang semakin hari  nampaknya membuat masyarakat semakin muncul rasa was-was dan panik. Antara harus tetap berkegiatan di luar rumah yang memiliki resiko tinggi akan dampak Covid-19 atau tetap berdiam diri di rumah namun bingung akan kebutuhan pokok setiap hari yang harus selalu dipenuhi.

Menghadapi persoalan ini, Ansor Brebes berinisiatif untuk meluncurkan program sedekah #SemuaBisaMakan dengan mengajak seluruh elemen masyarakat menyisihkan/mendonasikan sebagian rezekinya untuk berbagi meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak wabah virus corona ini secara penghasilan menurun signifikan (ekonomi). Sasaran/penerima manfaat dari program ini adalah masyarakat berpenghasilan rendah, seperti buruh tani, pedagang PKL, nelayan dan pekerja harian lepas lainnya.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Brebes, Sahabat Ahmad Munsip mengatakan, donasi yang terkumpul diwujudkan dalam bentuk beras dan secepatnya akan disalurkan kepada penerima manfaat melalui Ansor Brebes Peduli.

" Sumbangan/donasi yang terkumpul nantinya akan diwujudkan dalam bentuk beras yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat program ini," katanya.

Lebih lanjut munsip menambahkan, pihaknya menyediakan dua pilihan paket bagi para donatur, ada paket beras kemasan 3 kg dengan nilai donasi 33.000 dan ada beras kemasan 5 kg senilai 55.000.

Sebagaimana telah kita mafhumi, saat ini Indonesia dan ratusan negara di dunia sedang mengalami pandemi Covid-19. Pandemi merupakan suatu wabah penyakit yang berjangkit serempak dimana-mana meliputi daerah geografis yang luas (global). Wabah penyakit yang masuk dalam kategori pandemi adalah penyakit menular dan memiliki garis infeksi berkelanjutan. Menurut WHO (World Health Organization) bahwa pandemi dinyatakan ketika “penyakit baru” telah menyebar di seluruh dunia melampaui batas, termasuk salah satunya adalah pandemi COVID-19 yang mirip flu dan dinyatakan WHO sebagai pandemi pada tanggal 12 Maret 2020 yang lalu.

Sebelumnya (23/03) Pimpinan Cabang GP Ansor Brebes secara sigap menghadapi pandemi Covid-19 dengan membentuk Satuan Gugus Tugas (Satgas) Cegah Covid-19 dari tingkat Kabupaten (Cabang), kecamatan (Anak Cabang) hingga ke seluruh penjuru desa (Ranting) yang ada di wilayah Kabupaten Brebes. Semua lini pun dengan cepat melakukan kegiatan aksi nyata dalam pencegahan persebaran virus Corona Covid-19.

" Dengan melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di fasilitas ibadah (Masjid dan Musholla), fasilitas pendidikan, dan fasilitas umum lainnya, bahkan di rumah-rumah warga. Kegiatan penyemprotan disinfektan baik yang dilakukan secara mandiri (swadaya) oleh kader Ansor-Banser maupun yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa setempat mendapatkan respon dan apresiasi yang luar biasa dari berbagai elemen masyarakat. Karena dengan partisipasi dari Ansor-Banser, pemerintah desa merasa terbantu untuk melakukan giat pencegahan Covid-19 di desanya," imbuhnya.

Berbagai ikhtiar pencegahan persebaran covid-19 ini telah dilakukan oleh GP Ansor, termasuk program sedekah #SemuaBisaMakan. Bagi masyarakat yang ingin membantu dalam program tersebut, donasi bisa ditransfer melalui rekening Bank BRI atas nama ANSOR BREBES PEDULI a/c : 0014-01-015195536. Narahubung dan konfirmasi donasi Sedekah #SemuaBisaMakan Ansor Brebes silahkan menghubungi nomor kontak  082329104405 (tb55/AM/BU)..

Oleh Fandi Pradana
Mahasiswa Stainu Temanggung

Apa itu corona ? corona adalah sebuah virus yang pertama kali muncul di daerah wuhan, China pada akhir tahun 2019 lalu. Pejabat pemerintahan china mengatakan mungkin penyebab munculnya virus corona dikarenakan dari hewan liar yang di jual di pasar makanan laut huanan (huwana seafod market) Yang terletak pada pusat kota wuhan, cina. Awal mula penderita virus  novel 201 corona virus (2019-nCoV) adalah seorang karyawan di pasar makamam tersebut. Direktur pusat pengendalian dan pencegahan penyakit cina Dr Gao Fu sebagaimana dilansir dari The Stralist Times, kamis (23/1/2020) mengatakan bahwa ‘ Pihak berwenang percaya virus itu kemungkinan berasal dari binatang buas di pasar makanan laut meskipun sumber pastinnya masih belum ditentukan’.
Media cina dan Vendor pasar makanan melaporkan, Pasar makanan laut huanan menjual berbagai jenis makanan unik. Mulai dari anak srigala, rubah hidup, buaya salamander raksasa, ular, tikus, burung merak, landak, daging unta hingga musang.

Menurut para peneliti, Virus corona kerap menginfeksi hewan, dan cepat atau lambat akan menginfeksi pada manusia. Virus corona agak mirip dengan SARS yang mewabah di seluruh penjuru dunia pada tahun 2002-2003 waktu itu. Virus SARS pertama muncul di China pada bulan November 2002. Pada bulan Juli 2003 ditemukan 8000 kasus virus ini dan 774 orang yang meninggal. Wabah ini telah menyebar ke negara lain di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa dan Asia.
Virus corona atau virus novel 201 corona virus (2019-nCoV) sekarang sudah merata ke penjuru dunia antara lain yaitu China, malaysia, singapura, mesir, korea selatan, uni emirat arab, australia, indonesia, dll. Menurut data dari coronavirus COVID-19 Global cases by the center for suystems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University. Jumat (13/3/2020) saat ini kasusnya sudah menembus 128.343. Menurut dari data gisanddata.maps.arcgis.com, Saat ini sudah ada 116 negara dan wilayah yang terjangkit Virus Corona. Termasuk dari china dan pasien dari kapal pesiar Diamond Princess. Bertambah dua dari sebelumnya. Sementara itu jumlah penderita yang dinyataan sembuh meningkat menurut data yang dikutip dari wordmeter pada hari jumat(13/3/2020) Pagi ada jumlah 70. 395 pasien yang  dinyatakan positif sembuh.

Pada hari kamis (13/3/2020), organisasi kesehatan Dunia (WHO) akhirnya menyatakan penyebaranvirus corona yang meluas sebagai pandemi global. Dilansir dari New York Times pada hari rabu (11/3/2020) Direktur Jendral WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan “ Virus corona telah menjadi pandemi. Kami telah menyembunyikan alarm dengan keras dan jelas”.
Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang mengganggu atau menyerang sistem pernapasan, Pneumonia akut, sampai kematian. Virus 2019 Novel CoronaVirus (2019-nCoV)yang lebih dikenal dengan nama Virus corona yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja seperti bayai, anak-anak, orang dewasa, ibu hamil, orang tua/lansia, maupun ibu menyusui.
Di Indonesia Negara yang tercinta sudah di serang oleh wabah virus corona, Dikonfirmasi  dari kementerian kesehatan (KEMENKES) wilayah yang terkena wabah virus corona hingga pagi ini (15/3/2020) yaitu : Jakarta, Provinsi DKI Jakarta, Tanggerang, Banten, Bandung, Jawa Barat, Solo Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, Manado, Pontianak. Dan masih beberapa tempat lagi yang saat ini sedang dilakukan contac tracing

Oleh karena itu kita sebagai masyarakat indonesia marillah bersama-sama mencegah virus corona atau virus novel 201 corona virus (2019-nCoV) dengan cara sebagai berikut :

Mencuci tangan
Mencuci tangan adalah sebuah proses untuk membersihkan tangan dari kotoran yang menempel pada tangan. Mencuci tangan hendaknya dilakukan pada waktu mau makan, setelah membawa kotoran, setelah memegang barang kotor, mau membawa makanan,mau memeggang anak kecil, dll. Cara mencuci tangan dengan benar yaitu tangan di basuh dengan air kemudian dikasih sabun dan dilulurkan pada permukaan telapak, hingga pergelangan tangan, dan setelah tangan dicuci kemudian dikeringkan atau diusapkan pada tissue, kain yang bersih atau handuk.

Menjaga Daya tahan Tubuh
Daya tahan tubuh adalah sebuah faktor yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Daya tahan tubuh kuat dapat mencegah munculnya berbagai penyakit.Cara menjaga daya tahan tubuh yaitu dengan cara : Mengonsumsi makanan yang sehat dan yang halal, meminum atau mengonsumsi yang mengandung vitamin-B, Tidur secukupnya, Tidak hujan hujanan, tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman yang mengandung alkhohol, dan rutin berolahragajuga bisameningkatkan daya tahan tubuh manusia agar terhindar dari penularan virus corona.

Menggunakan Masker
Masker ada 3 tipe: Masker bedah, masker N95, dan masker kecantikan. Tapi kalau buat mencegah virus corona gunakanlah masker N95 karena masker yang dirancang khusus untuk menyaring partikel-partikel yang berbahaya diudara. Masker ini kurang nyaman untuk untuk digunakan sehari-hari dan hargannya pun relatif mahal.

Menjauhkan kontak langsung dengan hewan buas
Hewan buas yang menyebabkan coronavirus ada, tapi hewan buasnya yang berasal dari mamalia dan reptil seperti yang sudah terkenal yaitu kelelawar. Oleh karena itu hindarilah supaya tidak tekena coronavirus. Kalau seandainnya tubuh mengalami tidak enak atau lagi demam, pilek, batuk, . segerakanlah periksa ke dokter setempat agar bisa terobati dengan cepat dan tepat.

Jangan bepergian ke negara yang bersangkutan
Negara yang mengalai virus corona janganlah kamu memasuki negara tersebut supaya anda tidak terjangkit virus atau wabahnya. Seperti kota wuhan yang berada di negara China.
Kita sebagai warga negara yang baik janganlah takut terhadap virus corona tetapi harus juga waspada . waspada dalam arti ini yaitu dengan cara mencuci tangan, menjaga daya tahan tubuh,menggunakan masker, menjauhkan kontak langsusng dengan hewan buas, jangan berpergian ke negara bersangkutan. karena itu semua adalah tindakan yang tepat supaya tidak terkena virus corona.

rata-rata yang takut corona karena takut sakit bahkan takut mati, ingat sakitnya kita matinnya kita ALLAH SWT yang ngatur kita sebagai hambannya cukup ikhtiar saja apa yang dokter katakan.

Oleh Arfika Nurohmatul Azizah
Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah STAINU Temanggung

 Pergantian tahun 2020 baru saja berganti ketika berita mengenai sebuah kasus pneumonia menghebohkan dunia pertama kali muncul muncul di Wuhan, Cina, yang disebabkan oleh “CoronaVirus” baru yang misterius. Penyakit menular adalah penyakit infeksi yang disebakan oleh mikroorganisme seperti bakteri virus parasit atau jamur dan dapat berpindah ke orang lain bahkan orang yang sehat sekalipun. Virus corona atau 2019-nCoV sudah memakan korban hingga saat ini, lebih dari ribuan orang dinyatakan meninggal dan ratusan ribu lainnya terinfeksi. World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa coronaviruses (Cov) adalah virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Virus corona adalah zoontic yang berarti ditularkan antara hewan dan manusia. Lalu secepat apa sih virus ini berkembang?. Komisi kesehatan nasional china mengkonfirmasi virus corona dapat ditularkan dari manusia yang terinfeksi ke manusia lain yang belum terinfeksi. Bahkan virus tersebut bisa saja menempel pada barang didekat pasien corona. Penyakit ini menginfeksi sistem pernafasan, virus ini menyebabkan flu bahkan sampai menimbulkan penyakit yang lebih parah semacam sindrom pernafasan timur tengah (MERS-CoV) dan sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS_Cov)  . Mereka yang dinyatakan terinfeksi virus ini pada umumnya mengalami sesak nafas. Meskipun demikian virus ini tidak menyebabkan suatu hal yang fatal, kecuali pada kondisi orang-orang tertentu akan menjadi lebih rentan.

Sampai saat ini, virus corona (Covid-19) semakin menjadi momok bagi masyarakat awam. Bahkan ada yang dengan sengaja memborong masker, vitamin, antiseptic hingga bahan makanan pokok. Hal ini hampir membuat beberapa tempat perbelanjaan hingga toko, nyaris kehabisan stok.
Untuk saat ini belum ada vaksi khusus untuk mencegah jenis virus ini. Jadi yang dapat kita lakukan adalah mengindar atau mencegah flu tersebut dengan selalu rutin mencuci tangan menggunakan sabun, atau bisa menggunakan hand sanitizer yang berbahan dasar alcohol, menggunakan masker ketika berpergian keluar rumah, perbanyak minum air putih, tidak berpergian jauh terlebih dahulu dan menjauhi tempat-tempat yang berpotensi menularkan virus ini. Selain itu jauhkan tangan dari memegang hidung, mata dan mulut juga hindari kontak langsung dengan orang yang memiliki gejala flu atau terinfeksi.

Rentannya penyakit ini menyebabkan banyak negara memberlakukan berbagai peraturan bagi rakyatnya. Negara-negara yang sudah terjangkit maupun belum, sudah melakukan upaya pencegahan agar virus ini tidak cepat menyebar didaerah mereka.

Berbagai cara dan upaya yang ditempuh untuk menjaga daya tahan tubuh masyarakat Indonesia, cara yang di tempuhpun juga beragam, diantaranya membuat ramuan tradisional dari berbagai rempah-rempah (empon-empon). Tapi apakah benar ramuan ini efektif menangkal infeksi corona? Jawabannya ya mungkin bisa aja, karena hal ini sudah diteliti oleh seorang professor asal Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya, Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom. Terkait efeknya terhadap virus corona ini, Nidom berkata bahwa mpon-mpon mengandung curcumin yang bermanfaat mencegah terjadinya badai sitokin di dalam paru-paru.”Jadi sebetulnya sitokin merupakan fungsi positif, tetapi punya efek negative yaitu merusak sel disebelahnya. Sitokin inilah yang menyebabkan tubuh menjadi panas kalau seseorang terinfeksi kuman” ujarnya (Kompas.com, Kamis 20/2/2020). Empon-empon sendiri yaitu istilah yang digunakan untuk berbagai bahan baku dan rempah yang biasa dipakai untuk membuat minuman tradisional Indonesia (jamu) seperti jahe, kunyit, temulakawak, dan kencur. Mungkin manfaat dari berbagai macam rempah-rempah ini sangat berpengaruh terhadap kekebalan daya tahan tubuh, terutama di saat sedang ada perebakan wabah seperti saat ini.

Bagaimanakah cara menyembuhkan virus corona kalau kita sudah terinfeksi virus ini?. Jawabannya adalah bahkan sampai saat ini berita adanya vaksin untuk virus Corona masih simpang siur, bahkan vaksin ini belum diedarkan luas keseluruh wilayah yang terkena virus mematikan ini, dan masih dalam masa percobaan berbagai peneliti. Yang jelas sifat virus yang menyerang itu tergantung daya tahan tubuh masing-masing orang, dapat sembuh dengan sendirinya dengan kekebalan daya tahan tubuh yang kuat hal ini mungkin tidak berlaku pada seseorang yang mempunyai daya tahan tubuh yang kurang. Jika daya tahan tubuh seseorang yang terinfeksi kurang baik virus ini dapat menyebabkan kerusakan pada paru-paru hingga berakibat pada kematian penderita.

Oleh karena itu kita harus selalu menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat dan makan makanan yang bergizi. Untuk itu saran dari saya untuk tidak berpergian kemana-mana terlebih dahulu dan hindari daerah-daerah yang berpotensi besar penyebaran virus Corona tersebut seperti ke Wuhan, China dan sekitarnya. Selalu ikuti himbauan dari pemerintah agar menghindari tempat keramain dengan cara bekerja dirumah, belajar dirumah dan beribadah dirumah. Jika keluar rumah sangat diperlukan jangan lupa menggunakan masker saat keluar dari rumah, atau siapkan hand sanitizer, selalu makan-makanan yang halal dan juga sehat.

Dalam Al-Qur’an pun Allah SWT sudah sangat jelas member peringatan terhadap kita melalui merebaknya wabah Corona ini yang tertulis dalam surah Al-Maidah ayat 88 yang artinya “ Dan makanlah makanan makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepada kalian dan bertakwalah kepada Allah jika kalian beriman”. Dan juga sudah dijelaskan di Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 17 “Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan atasmu bangkai,darah,daging babi,dan daging hewan yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah, tetapi barangsiapa terpaksa memakannya bukan karena menginginkannya, dan tidak ada dosa baginya , sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’

Merbaknya Virus corona ini, menurut saya adalah salah satu peringatan Allah SWT atas ketamakan manusia yang tanpa kita sadari sudah melampau batas terutama pada hal makan-memakan. Dan marilah kita memperbaiki diri dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan juga halal,yang kita ketahui sumbernya jelas sesuai aturan agama masing-masing.

Judul: Kurikulum Dan Pembelajaran: Panduan Lengkap bagi Guru Profesional
ISBN: 978-623-7590-64-4
Cetakan: I, Maret 2020
Tebal: 15,5 x 23 cm, viii + 342 Halaman
Penulis:  Dr. H. Hamzah, S. Ag., M. Ag.
Editor:  Dr. Hj. Nur'aini, M.Ag.
Layout: Hamidulloh Ibda, M.Pd.
Desain Sampul: Pilar Nusantara
Diterbitkan: CV. Pilar Nusantara
Harga: Rp 75.000 (Belum Ongkir)
HP: 08562674799

Pembelajaran merupakan aktivitas (proses) yang sistematis yang terdiri atas banyak komponen. Masing-masing komponen pembelajaran tidak bersifat parsial (terpisah) atau berjalan sendiri-sendiri, tetapi berjalan secara teratur, saling membutuhkan, komplementer dan berkesinambungan.

Untuk itu, diperlukan pemahaman yang komprehensif berkenaan dengan kurikulum dan pembelajaran yang baik. Buku ini berjudul Kurikulum dan Pembelajaran: Panduan Lengkap bagi Guru Profesional, dimaksudkan memberikan wawasan pengetahuan bagi setiap guru dan calon guru saat ini mengenai pentingnya memahami kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan konteks kekinian ilmu pendidikan di Indonesia.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan buku ini masih jauh dari sempurna, di sana sini masih banyak kekurangan dan kesalahan. Untuk itu semua guna perbaikan ke depan, penulis mengharapkan kritik dan saran kontruktif dari semua pembaca. Semoga buku menjadi amal jariah bagi penulis dan bernilai pahala di sisi Allah SWT.