Semarang, TABAYUNA.com - Lembaga Pendidikan Ma’arif PWNU Jateng melalui Bidang Diklat dan Litbang pada tahun 2019 ini menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LTKI) Tingkat Nasional 2019. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Lomba Karya Tulis Ilmiah (LTKI) Tingkat Nasional 2019 LP Ma’arif PWNU Jateng Hamidulloh Ibda pada Senin (17/6/2019).



“Lomba Karya Tulis Ilmiah (LTKI) Tingkat Nasional 2019 adalah ajang kompetisi berupa karya ilmiah hasil riset, pengembangan pemikiran/gagasan, kajian konseptual, yang diselenggarakan Bidang Diklat dan Litbang LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah dari jenjang pelajar, mahasiswa, tendik, guru, dan dosen, baik dari internal atau eksternal LP Ma’arif,” kata dosen STAINU Temanggung itu.



Untuk temanya, yaitu “Strategi Memajukan Pendidikan Ma’arif NU di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0”. Panitia sengaja membagi LKTI ini ke dalam empat kategori yang mengakomodir semua pelajar, mahasiswa, guru, dosen, peneliti, dan masyarakat luas.



Untuk kategori pertama, yaitu disebut Ma’arif 1 yang terdiri atas pelajar madrasah/sekolah jenjang MA/SMA/SMK di bawah LP Ma’arif se Indonesia. Kategori kedua, yaitu Ma’arif yang terdiri atas tenaga kependidikan, guru, kepala sekolah/madrasah, dan pengurus LP Ma’arif di tingkat MWC dan PC se Indonesia.



Ketagori ketiga, yaitu Ma’arif 3  yang terdiri atas mahasiswa/mahasiswi jenjang S1-S3 di bawah kampus yang berafiliasi dengan NU/LPTNU se Indonesia. Ketagori keempat, yaitu Ma’arif 4 yang terdiri atas pelajar, mahasiswa/mahasiswi jenjang S1-S3, dosen, guru, dan masyarakat luas di luar Ma’arif dan NU se Indonesia.



Total hadiah yaitu Rp. 32.800.000. Unatuk kategori Ma’arif 1, Ma’arif 2, Ma’arif 3, dan Ma’arif 1, untuk Juara 1 mendapatkan Rp. 2.500.000, Juara 2 Rp. 2.000.000, Juara 3 Rp. 1.500.000. Sedangkan Juara Harapan 1 Rp. 1.000.000, Juara Harapan 2 Rp. 700.000, dan Juara Harapan 3 Rp. 500.000.



Untuk Juara 1, 2, 3 dan Harapan 1, 2, 3, akan mendapatkan voucher penerbitan buku CV. ASNA PUSTAKA milik LP Ma'arif PWNU Jateng. Semua peserta akan mendapatkan sertifikat, dan naskahnya akan berkesempatan dibukukan, dan diseleksi untuk dimuat di Jurnal ASNA milik LP Ma'arif PWNU Jateng.



Jadwal pelaksanaan, untuk sosialisasi dimulai pada 27 Juni 2019 sampai 30 November 2019. Lalu pengiriman naskah dimulai 27 Juni 2019 sampai 30 November 2019, seleksi administrasi pada 27 Juni 2019 sampai 30 November 2019, dan penilaian dilakukan 30 November 2019 sampai 30 Desember 2019. Pengumuman dilakukan pada 30 Desember 2019, dan penganugerahan hadiah pada awal Januari 2020.



Semua peserta harus mendaftar via online, lalu mengirim naskah dalam bentuk file bukan hardcopy ke email asnapustaka@gmail.com. Semua informasi yang belum jelas, dapat ditanyakan kepada panitia, yaitu Khoirun Niam 082276951949 dan Hamidulloh Ibda 08562674799.



Informasi lebih lanjut, silakan datang ke sekretariat Kantor LP Ma’arif PWNU Jateng Jalan Doktor Cipto No. 180, Sarirejo, Semarang Timur, Karangtempel, Kec. Semarang Tim., Kota Semarang, Jawa Tengah.



Pengumuman akan dilakukan melalui website maarifnujateng.or.id instagram: Maarifjateng / https://www.instagram.com/maarifjateng/, Facebook Majalah Maarif / https://www.facebook.com/majalah.maarif.16 dan Fanspage LP Ma’arif NU Jawa Tengah / https://www.facebook.com/lpmnujateng/.



Untuk pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman yang sudah disiapkan, yaitu http://bit.ly/formpendaftaranLKTIMaarifJateng. Sedangkan wajib peserta mengirim naskah dan silakan download panduannya di sini http://bit.ly/PanduanLTKI2019. Untuk template naskah dapat diunduh di sini http://bit.ly/TemplateLKTIMaarifNUJateng2019. (Irfan).
Semarang, TABAYUNA.com - Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah mengawasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019 Tingkat SMP di SMP Negeri 37 Kota Semarang (15/6/2019).

PPDB Tahun 2019 diatur dalam Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan.

Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah mengatakan bahwa Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 telah mengatur mengenai jalur penerimaan siswa didik yaitu 90% melalui jalur zonasi, 5% prestasi, dan 5% jalur perpindahan orang tua.

Dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2019, Pemerintah Kota Semarang mengeluarkan Peraturan Walikota Semarang Nomor 15 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, atau Bentuk Lain yang Sederajat di Kota Semarang, dan juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang Mengeluarkan Peraturan Nomor: 422.1/ 4376 tentang Penetapan Jadwal, Penetapan Lingkungan Sekolah, Alur Pengesahan Piagam Prestasi, Alur Perpindahan Domisili Orang Tua/ Wali ke Daerah, Alur Perpindahan dikarenakan Bencana Alam/ Sosial, Alur Pemeriksaan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus dalam Zona, dan Penetapan Pakaian Seragam Sekolah dalam Rangka Penerimaan Peserta Didik Baru Kota Semarang.

“Hari terakhir pelaksanaan PPDB di SMP Negeri 37 Semarang, diperoleh informasi bahwa SMP Negeri 37 Semarang, memiliki daya tampung 256 siswa dan sebanyak 8 Rombel, dan tiap rombel terdiri dari 32 siswa/i. PPDB berjalan lancar dan tertib sebagaimana peraturan yang berlaku,” ujar Sabarudin Hulu.

Sekolah memiliki Tim verifikasi, Tim Pengaduan dan Tim untuk Uji Sertifikat dari calon peserta didik, yang dituangkan dalam Lampiran I SK Kepala SMP Negeri 37 Semarang Nomor: 421/ 155.037/ 2019. “Hingga hari terakhir belum ada pendaftar dari jalur prestasi dan telah ada 3 orang pendaftar jalur mutasi,” tambah Sabarudin.

Sabarudin Hulu berharap masyarakat mengawasi dan melaporkan apabila ada maladministrasi pelaksanaan PPDB 2019 ini. Setiap peserta  mendapatkan hak untuk sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya yang masuk dalam zonasi dan tidak ada favoritisme sekolah sebagaimana telah diatur dalam  Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018. Apabila pemerintah daerah membuat kebijakan sendiri terkait PPDB 2019 ini, dan melanggar permendikbud 51/2018, ada sanksi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Jadi, silahkan Pemda mengacu pada permendikbud 51/2018. (Tb99)
Bangkok, TABAYUNA.comThai Lion Air mengumumkan kepada pebisnis dan wisatawan (travelers) dengan memperpanjang promosi “Mega Sale!” bertajuk mari bertualang seru ke seluruh kota tujuan favorit - diskon hingga 50%.

Chairman of the Board Thai Lion Air, Capt. Darsito Hendro Seputro, mengatakan, “Thai Lion Air ingin mengundang lebih banyak pelanggan atau pelancong dalam merencanakan perjalanan ke seluruh jaringan popular Thai Lion Air. Untuk itu, kami kembali menghadirkan “Mega Sale!” diskon hingga 50%.”

Periode pemesanan berlaku 10 - 16 Juni 2019 dan waktu keberangkatan sejak 10 Juni 2019 sampai 31 Januari 2020.

Penawaran tersebut merupakan kesempatan besar setiap travelers dalam mewujudkan impian menjelajahi Thailand bersama Thai Lion Air.  Periode berjalan seperti saat ini dan mendatang dinilai sebagai musim terbaik liburan di Thailand, sehingga travelers bisa menghabiskan waktu di Bangkok dengan cara berbelanja, kuliner atau mengunjungi tempat bersejarah.

“Kami sangat bersemangat membawa pelancong untuk menambah pengalaman berwisata serta menikmati keunikan dan keramahan Thailand. Thai Lion Air mengajak wisatawan dari seluruh negara termasuk Indonesia lebih mudah melakukan perjalanan sehingga terasa lebih nyaman bersama Thai Lion Air. Hadirnya promo termasuk menawarkan kemudahan koneksi perjalanan terbaik bagi travelers asal Jakarta dan Denpasar menuju berbagai kota unggulan yang diterbangi Thai Lion Air, “ papar Capt. Darsito.

Thai Lion Air memberikan pilihan waktu penerbangan bagi travelers dalam mempersiapkan rencana bepergian dari Indonesia melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) menuju Bandar Udara Internasional Don Mueang. Frekuensi terbang tiga kali, terdiri dari dua kali yang dilayani secara harian dan empat kali per minggu pada Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

Thai Lion Air melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS) ke Bangkok Don Mueang memiliki satu kali frekuensi penerbangan harian.

Travelers dari Indonesia juga mendapatkan peluang mengunjungi destinasi lain seperti Jepang (Tokyo, Fukuoka, Nagoya, Osaka), Taipei, Dhaka, Mumbai, Kathmandu, Colombo dan berbagai kota di Tiongkok menggunakan layanan Lion Connect di Bandar Udara Internasional Bangkok Don Mueang

Thai Lion Air juga menyediakan fasilitas Lion Seat Selection, dimana penumpang dapat memilih kursi bertarif mulai dari THB 60. Bagi penumpang yang tidak memilih kursi Lion, sistem akan otomatis menentukan secara acak. Untuk kebutuhan lainnya, penumpang bisa memesan pre-book meal dan pre-paid­ bagasi. Informasi lebih lanjut dipersilakan mengunjungi www.lionairthai.com atau menghubungi Thai Lion Air Call Center (+66)2 529 9999 atau www.facebook.com/Thailionair

Sebagai keterangan tambahan, Thai Lion Air telah terpilih sebagai CAPA Asia Pasific Low-Cost Airline of the Year 2018 kategori perkembangan cepat dan berhasil  dalam menjalankan strategi menjadi LCC kedua terbesar Asia’s largest and fastest growing markets. Sebelumnya mendapatkan Now Travel Awards for Asia’s Top Budget Airlines 2018-2019.

Thai Lion Air merupakan salah satu Low Cost Carrier (LCC) Lion Air Group yang didirikan pada 2013. Saat ini, Thai Lion Air memiliki 34 armada, mengoperasikan jenis pesawat terbaru Boeing 737-900ER dengan 215 kursi; Boeing 737-800NG berkapasitas 189 kursi; Airbus 330-300 dengan 392 kursi. (TB44).
TABAYUNA.com -  Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan klarifikasi sehubungan perkembangan pemberitaan mengenai utang Lion Air mencapai Rp 614.000.000.000.000 (enam ratus empat belas triliun Rupiah), bahwa informasi utang atau berpotensi utang serta akan menjadi beban pihak lain adalah tidak benar.

Lion Air Group benar melakukan pemesanan armada (order) lebih dari 800 pesawat udara dari berbagai pabrikan pesawat (aircraft manufacture) di seluruh dunia.

Saat ini, Lion Air Group telah menerima lebih dari 340 pesawat dari total pesanan dimaksud dan sudah mengoperasikannya di tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Lion Air dengan ini menyampaikan, bahwa:
1. Pendanaan dalam pengadaan pesawat udara dilakukan menggunakan berbagai metode/ cara (tidak semua pesawat diperoleh dengan cara meminjam dana).
2. Pesanan pesawat udara tersebut, tidak semua akan dioperasikan di Indonesia.
3.Pengadaan pesawat tidak dijamin oleh siapapun dan tidak menjaminkan siapapun, kecuali Lion Air sendiri yang bertanggungjawab atas pengadaan pesawat yang dilakukan dengan jaminan aset perusahaan, termasuk pesawat yang dibeli. Apabila pesawat tersebut disewa, maka tidak diperlukan adanya jaminan

Saat ini, kondisi operasional dan keuangan Lion Air dalam keadaan normal dan berjalan lancar.

Lion Air menegaskan sesuai pandangan dan analisis tajam bisnis ke depan, Lion Air bersama anggota Lion Air Group yang lain akan terus melakukan pengembangan bidang usaha dan rute (ekspansi bisnis).

Terkait adanya penyebaran informasi yang tendensius, menyesatkan dan menyudutkan perusahaan serta pemilik perusahaan, Lion Air sedang mempelajari untuk menentukan langkah-langkah berikutnya. (Tb44).