Cekongan, TABAYUNA.com - PAC NU Tegalrejo gelar Pembukaan Selapanan Ahad Pahing di dusun Cekongan, Japan, Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah pada Minggu (21/7/2019).

Acara rutin yang dilakukan setiap bulan tersebut dihadiri oleh pengurus PCNU Kabupaten Magelang, Sesepuh NU, Pengurus MWC, PAC GP Ansor, Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Tegalrejo, Magelang.

Gus Affan Mufti Hartoni menegaskan kepada seluruh jamaah agar mencintai NU. "Modal utama aktif di NU adalah rasa cinta dan bangga kita dengan NU." ujar beliau

Selain itu, menjadi warga NU kita dididik agar menjadi pribadi yang bermanfaat, dan senantiasa belajar kepada orang lain. Generasi muda sebaiknya dapat berkumpul dengan perkumpulan yang positif seperti IPNU, IPPNU, Ansor dan Fatayat. Melalui perkumpulan seperti inilah kita dapat belajar tentang kehidupan dan organisasi." Ujar beliau.

Pada akhir kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Gus. Khakimuddin. (Tb55/agw).

Temanggung, TABAYUNA.com - Bertempat di Ponpes Tahfidzul Qur'an Selorejo, Malebo, Kandangan, Temanggung, Muslimat dan Fatayat NU mengadakan selapanan Ahad Pahing, Minggu (21/07/2019).

Acara ini sendiri bertujuan untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan Muslimat Fatayat Ancab Kandangan. 

Sekitar 300 anggota Muslimat Fatayat Dari 16 desa di Kecamatan Kandangan, bantuan pengamanan seperti Banser ikut meramaikan acara ini, dengan demikian acara ini sukses di gelar dengan rangkaian acara mulai dari mars Muslimat Fatayat, sambutan-sambutan dan kemudian ceramah dari Kiai Musyafak selaku pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Selorejo Malebo Kandangan Temanggung.

Ketua Fatayat Ancab Kandangan Laily Rif'ah Maftuhah S,Pd menyampaikan, ini adalah wadah untuk menyatukan keakraban antar ranting di Kecamatan Kandangan. “Semoga ke depannya untuk Muslimat Fatayat semakin solid untuk terus menebar Ukhuwwah Islamiah Ala Ahlussunah Wal Jama'ah,” kata dia.

Aulia Khikmah selaku koordinator acara juga menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya jika kami selaku panitia selapanan ahad pahing muslimat fatayat ancab kandangan ranting malebo masih banyak sekali kekurangan dalam mengadakan acara pada hari ini. “Tapi yang jelas acara ini berjalan dengan tiada halangan apapun," kata dia. (tb44/Agus).
Tangerang, TABAYUNA.com - Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group hari ini mengumumkan secara resmi menerima satu armada pertama berbadan lebar (wide body) Airbus 330-900NEO. Pesawat generasi terbaru yang memiliki registrasi PK-LEI langsung diterbangkan dari Bandar Udara Internasional Toulouse Blagnac (TLS) pukul 19.40 waktu setempat (GMT+ 02) dan mendarat mulus di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada 15.40 waktu setempat (GMT+ 07).

Airbus 330-900NEO Lion Air PK-LEI mengudara non-stop berkisar 15 jam dengan komando pilot senior Capt. Taufik Hidayat didampingi Capt. Marvinus Kemuel Hanfree dan First Officer (FO) Faris Purnama.

Lion Air menyambut baik pendaratan perdana PK-LEI di Indonesia dan momentum kali ini Lion Air bangga memperkenalkan sebagai maskapai pertama di Asia Pasifik mengoperasikan Airbus 330-900NEO. Penyambutan dilakukan oleh President Director of Lion Air Group, Edward Sirait; Managing Director of Lion Air Group, Daniel Putut Kuncoro Adi; Operations Director Integrated Control Center of Lion Air Group, Capt. Muhammad Hariri; Operations Director of Lion Air, Capt. I Putu Wijaya; Technical Director of Lion Air, Ahmad Romli bersama jajaran manajemen serta perwakilan masing-masing departemen di lingkungan Lion Air.

Tahun ini, Lion Air akan menerima dua pesawat. Pesawat pertama sekaligus melengkapi kekuatan tiga wide body Lion Air Airbus 330-300 sekarang. Lion Air pada 2018 telah memesan sepuluh (10) unit Airbus 330-900NEO dan mempunyai opsi memperoleh empat pesawat sejenis. Kesepuluh unit direncanakan pengiriman bertahap ke Lion Air Group pada 2019 dan 2020. Seluruh pesawat yang dipesan oleh Lion Air adalah jenis armada berkapasitas lebih besar.

Lion Air mengucapkan terima kasih kepada Airbus, regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara dan pihak terlibat yang sudah mendukung penuh dalam pengiriman perdana Lion Air Airbus 330-900NEO. Lion Air juga menyampaikan apresiasi tinggi untuk awak kokpit yang membawa pesawat dari Eropa hingga tanah air beserta semua karyawan yang berkontribusi memperlancar kedatangan PK-LEI.

Setibanya di Indonesia dan setelah menjalani seluruh tahapan administrasi (dokumentasi), Airbus 330-900NEO PK-LEI akan dioperasikan untuk layanan penerbangan haji di Timur Tengah. Lion Air sangat fokus menjalankan seluruh operasional dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan (safety first).

Lion Air menegaskan Airbus 330-900NEO di waktu mendatang, akan melayani penerbangan berbagai jaringan popular yang membutuhkan waktu tempuh hingga lebih dari 13 jam non-stop, seperti ibadah (umrah) rute Makassar ke Madinah dan Jedddah, Balikpapan ke Jeddah, Surabaya ke Madinah, Solo ke Jeddah dan tujuan lainnya.

Pengoperasian Airbus 330-900NEO merupakan salah satu langkah strategis sesuai pandangan bisnis dan analisis kedepan guna mendukung ekspansi bisnis penerbangan berkonsep low cost carrier (LCC), termasuk mengakomodir tren era baru kenyamanan perjalanan udara jarak jauh (long haul) yang mengesankan, seiring dinamika bepergian kekinian (millennials traveling).

Airbus 330-900NEO Lion Air mempunyai tata letak (konfigurasi) kursi lorong ganda (double aisle) hingga 436 kursi kelas ekonomi. Pesawat dilengkapi fitur utama dari kabin airspace - filosofi yang menyediakan travelers bisa menikmati suasana penerbangan santai, desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan banyak barang bawaan serta menghadirkan kenyamanan kabin paling senyap di kelasnya.

Pesawat tersebut berkinerja optimal yang dibekali teknologi modern dan tingkat keandalan yang didukung perangkat terbaik. Bagi airlines, mendapatkan keuntungan 25% lebih efisien dalam rasio penggunaan bahan bakar perkursi, menurunkan biaya operasi yang memanfaatkan teknologi generasi baru A350 XWB seperti lekukan ujung sayap (sharklets) rentang hingga 64 meter, penyempurnaan aerodinamis, mesin generasi terbaru, common type rating (lisensi pilot yang sama) dan sistem baru – teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB – layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun.

Sejalan meningkatkan kualitas layanan melalui pesawat baru, Lion Air menawarkan “tren bepergian simpel”, sesuai era terkini. Jika travelers akan membawa bagasi saat bepergian maka dapat membeli bagasi. Sebaliknya, bila berangkat tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi. Sehingga memberikan nilai lebih ekonomis serta terjangkau dengan pilihan kapasitas bagasi yang disesuaikan tingkat keperluan.

Untuk mempersiapkan rencana perjalanan lebih awal, bagi travelers yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi (pre-paid baggage)melalui agen perjalanan (agent travel)www.lionair.co.id dan kantor penjualan tiket Lion Air Group. Pembelian bagasi dengan harga lebih hemat bisa dilakukan pada saat dan setelah pembayaran tiket (issued ticket), ketentuan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan.

Setiap travelers (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop/ perlengkapan bayi/ bahan membaca/ kamera/ tas jinjing wanita (hand luggage) ke kabin (hand carry), yang mengikuti aturan berlaku sesuai maksimum ukuran dimensi bagasi kabin.

Sebagai informasi, Lion Air sudah mempersiapkan secara maksimal seiring jadwal pengoperasian Airbus 330-900NEO, antara lain meliputi sumber daya manusia (pilot, awak kabin, teknisi), layanan di darat (ground handling), pusat pelatihan dan hal-hal lain yang terkait. (TB44/Danang).
[Foto oleh Marthunis] Lion Air Boeing 737-900ER
Makassar, TABAYUNA.com - Sulawesi Selatan (Sulsel) berlokasi strategis telah menyimpan tujuan wisata memukau, asyik dan keren. Spot popular antara lain Pantai Losari dan Trans Studio Makassar. Untuk kuliner bisa cicipi Coto Makassar, Sop Konro, Pallubasa, Sop Saudara dan lainnya. Selain itu, destiinasi hits juga ada di daerah lain, seperti wisata bahari dapat berkunjung ke Kanipang di Pinrang, wisatawan (travelers) akan merasakan ketenangan berlatar suasana pantai; Gowa menyuguhkan Air terjun Leang Pa’niki sangat cocok bersantai; sedangkan pemandangan aliran air di atas bebatuan ditemukan di Kabupaten Barru. Sensasi lainnya, meniti jembatan gantung Helena Sky Bridge di Taman Nasional Bantimurung.

Beranjak dari Sulsel, travelers wajib menambahkan pengalaman di Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta, yang punya pesona agar semakin istimewa, antara lain Kalibiru karena viewpoint pohon pinus sambil menunggu sunset; Gunung Ijo bisa melihat dari ketinggian sekitar 1.000 mdpl dan mrupakan puncak tertinggi di Perbukitan Menoreh. Mengusung “Kulonprogo the Jewel of Java”, ddaerah ini juga menyuguhkan hutan mangrove, Puncak Suroloyo, Waduk Mini Kleco, Embung Banjaroya Kalibawang dan yang lain. Pecinta kuliner disuguhkan geblek, jajanan tradisional khas terbuat dari tepung kanji, bawang putih dan garam; growol, makanan lezat ini dicampur parutan kelapa dinikmati sembari minum teh sangrai beraroma sangit yang konon berhasil membuat orang ingin kembali.

Penasaran dengan destinasi wisata di Makassar dan kota lain di Sulawesi Selatan serta Kulonprogo yang luar biasa? Segera jelajahi keduanya. Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group mulai 24 Juli 2019 akan membuka layanan baru Makassar ke Yogyakarta Kulonprogo.

Penerbangan ini akan menempatkan Lion Air sebagai maskapai pertama dan satu-satunya saat ini yang menghubungkan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) dengan Bandar Udara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo (YIA).

Rute Makassar – Kulonprogo Yogyakarta – Makassar memiliki satu frekuensi terbang setiap hari.  Lion Air akan menggunakan nomor penerbangan JT-643, pesawat lepas landas dari Makassar pukul 08.35 WITA, pesawat dijadwalkan mendarat pada 09.35 WIB di Kulonprogo.  Pada rute sebaliknya tetap dilayani pada hari yang sama, Lion Air akan berangkat pukul 10.05 WIB bernomor terbang JT-644. Pesawat diperkirakan tiba di Makassar pukul 12.55 WITA.

Dengan dibukanya rute baru Makassar – Kulonprogo – Makassar, Lion Air menawarkan alternatif baru dalam bepergian serta berharap dapat membantu menyediakan berbagai pilihan layanan penerbangan untuk mendukung mobilitas travelers.

Pilihan perjalanan menuju Yogyakarta melalui Kulonprogo akan melengkapi jaringan Lion Air ke Yogyakarta. Saat ini memiliki dua frekuensi terbang pergi pulang ke Bandar Udara Internasional Adisutjipto (JOG) dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.

Rute baru yang terhubung dengan bandar udara baru YIA merupakan salah satu langkah strategis Lion Air dalam mengembangkan bisnis, memperkuat network, memperluas pasar dan upaya menjawab permintaan perjalanan dari Kulonprogo dan sekitar serta Makassar sekitar. Jaringan di kedua kota juga bagian upaya mendukung program pemerintah guna meningkatkan pengembangan pariwisata nasional, termasuk kunjungan wisatawan serta pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Lion Air mengharapkan senantiasa melengkapi pilihan perjalanan langsung ataupun lanjutan (connecting) menggunakan waktu keberangkatan yang tepat. Dengan demikian konektivitas Sulsel dan Jogja bisa ditempuh dalam jangka waktu relatif pendek, nyaman, aman dan terjangkau.

Rute baru tersebut menawarkan keunggulan bagi travelers dan business dari Jogja, yaitu transit terlebih dahulu kemudian dapat meneruskan perjalanan bersama Lion Air Group (Lion Air, Batik Air dan Wings Air) yang telah memberikan fasilitas penerbangan lanjutan (connecting flight) guna mengakomodir kebutuhan dari ataupun ke destinasi lainnya.

Untuk koneksi penerbangan lebih banyak lagi dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin terhubung antara lain Ambon, Balikpapan, Banjarmasin, Denpasar, Gorontalo, Jayapura, Kendari, Manokwari, Merauke, Palu, Sorong, Ternate, Manado, Lombok, Pontianak, Tarakan. Selain itu, travelers berkesempatan bisa melanjutkan kota favorit lainnya, seperti Batulicin, Bau-Bau, Bima, Luwuk, Mamuju, Palangkaraya, Palopo, Poso, Raha, Selayar dan Wangi-Wangi.

Dalam upaya menggugah minat jalan-jalan di era kekinian (millennials travelers) pada rute ini, Lion Air akan mengoperasikan Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi) atau Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi). Pesawat termasuk generasi terbaru sejalan peningkatan kualitas layanan perjalanan udara, yang tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan.

Untuk menawarkan kenyamanan selama penerbangan, Boeing 737 yang dioperasikan Lion Air sudah dilengkapi interior kabin terbaru. Teknologi ini memberikan keuntungan bagi penumpang karena akan disambut nuansa kabin lebih fresh, hangat dan menyenangkan.

Agar perjalanan lebih maksimal, kepada travelers agar mempersiapkan rencana lebih awal berkonsep “tren bepergian simpel”. Jika akan membawa bagasi saat penerbangan maka dapat membeli bagasi menggunakan voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (agent travel)www.lionair.co.id dan kantor penjualan tiket Lion Air Group.

Pembelian bagasi untuk harga lebih hemat bisa dilakukan ketika saat dan setelah pembayaran tiket (issued ticket), ketentuan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan. Travelers akan mendapatkan nilai lebih ekonomis serta terjangkau dari pilihan kapasitas bagasi yang disesuaikan tingkat keperluan. Sebaliknya, bila berangkat tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi.

Setiap travelers (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item)seperti tas laptop/ perlengkapan bayi/ bahan membaca/ kamera/ tas jinjing wanita (hand luggage) ke dalam kabin (hand carry), yang mengikuti aturan berlaku sesuai maksimum ukuran dimensi bagasi kabin.

Lion Air menghimbau check-in lebih awal 120 menit sebelum jadwal keberangkatan di bandar udara. Hal tersebut guna meminimalisir dampak dari antrean panjang ketika check-inCounter check-in Lion Air Group akan ditutup 30 menit sebelum waktu keberangkatan penerbangan domestik.


*) Untuk pernyataan ini, rekan media dapat menggunakan kutipan dari narasumber Corporate Communication Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Informasi Penerbangan Lion Air di Makassar (UPG)
Rute
Frekuensi Terbang
Makassar – Ambon
2 kali per hari
Makassar – Banjarmasin
1 kali per hari
Makassar – Kertajati Majalengka
1 kali per hari
Makassar – Balikpapan
4 kali per hari
Makassar – Soekarno-Hatta, Tangerang
11 kali per hari
Makassar – Jayapura
1 kali per hari
Makassar – Denpasar
3 kali per hari
Makassar – Gorontalo
2 kali per hari
Makassar – Yogyakarta Adisutjipto
1 kali per hari
Makassar – Kendari 
5 kali per hari
Makassar – Lombok
1 kali per hari
Makassar – Manado
3 kali per hari
Makassar – Palu
2 kali per hari
Makassar – Solo
1 kali per hari
Makassar – Pontianak
1 kali per hari
Makassar – Tarakan
6 kali per hari
Makassar – Surabaya
1 kali per hari
Makassar – Yogyakarta Kulonprogo *)
1 kali per hari

Informasi Penerbangan Wings Air di Makassar (UPG)
Rute
Frekuensi Terbang
Makassar – Bima
1 kali per hari
Makassar – Batu Licin
1 kali per hari
Makassar – Bau-Bau
3 kali per hari
Makassar – Kotabaru
1 kali per hari
Makassar – Palopo
1 kali per hari
Makassar – Luwuk
1 kali per hari
Makassar – Mamuju
3 kali per hari
Makassar – Palangkaraya
1 kali per hari
Makassar – Poso
1 kali per hari
Makassar – Kolaka
2 kali per hari
Makassar – Morowali
1 kali per hari
Makassar – Raha
1 kali per hari
Makassar – Maumere
1 kali per hari
Makassar – Selayar
1 kali per hari

Informasi Penerbangan Batik Air di Makassar (UPG)
Rute
Frekuensi Terbang
Makassar – Ambon
2 kali per hari
Makassar – Soekarno-Hatta, Tangerang
8 kali per hari
Makassar – Jayapura
1 kali per hari
Makassar – Gorontalo
1 kali per hari
Makassar – Jakarta Halim Perdanakusuma
2 kali per hari
Makassar – Kendari
1 kali per hari
Makassar – Marauke
1 kali per hari
Makassar – Manokwari
1 kali per hari
Makassar – Palu
2 kali per hari
Makassar – Sorong
2 kali per hari
Makassar – Surabaya
2 kali per hari
Makassar – Samarinda
1 kali per hari
Makassar – Ternate
1 kali per hari


Jaringan Lion Air Group di Yogyakarta Kulonprogo (YIA)
Rute Batik Air
Frekuensi Terbang
YIA – Soekarno-Hatta Tangerang
1 kali per hari
YIA – Palangkaraya
1 kali per hari
YIA – Samarinda
1 kali per hari
Rute Lion Air

YIA – Makassar *)
1 kali per hari
*) efektif 24 Juli 2019