Temanggung, TABAYUNA.com - Pendidikan merupakan usaha mengembangkan potensi manusia. Dengan pendidikan, manusia memiliki perubahan dalam perilakunya. Hal ini senada yang dilakukan Fahmi mahasiswa Prodi PAI STAINU Temanggung dalam skripsinya yang berhasil dipertahankannya berjudul "Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Kegiatan Muhadharah di PP Darunnajah MAN Magelang" dalam sidang munaqosyah STAINU Temanggung tahun akademik 2018-2019 di lantai III STAINU Temanggung pada Ahad (2/12/2018).


Menurutnya, di era milenial animo masyarakat dalam memberikan pendidikan kepada anaknya sangat besar terutama  boarding school termasuk di PP Darunnajah MAN Magelang.

"Hal ini terbukti siswa yang memiliki karakter disiplin dan religius dalam keseharian," papar anggota Ansor Windusari Magelang ini.

Laki-laki penyuka motor vespa ini merupakan alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Fakultas Syariah tahun 2005, UII Yogyakarta tahun 2018 program studi Pendidikan Agama Islam.

Dalam sidang munaqosah (skripsinya) penguji Sumarjoko, M.S.I dan Titik Rahmawati, M.Ag memberikan kritikan dan masukan terhadap pisau analisis teori yang dilakukan penulis pada Bab IV.

Tidak hanya itu, pria alumnus MA PP Al-Futhuhiyyah Demak ini juga meraih nilai sempurna dalam ujian munaqosah (skripsi) gelombang ke 2 tahun 2018 ini dengan predikat A(4,0) mengalahkan 39 peserta baik dari program studi PAI maupun Hukum Keluarga Islam (HKI) STAINU Temanggung.

Ketua STAINU, Dr. Muh. Baehaqi, M.M. dalam sambutannya menyampaikan sarjana harus dapat menjawab tantangan zaman khususnya di era Revolusi Industri 4.0 ini.

"Alumnus STAINU Temanggung merupakan mercusuar dan menara gading dalam menghadapi era Industri 4.0 sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa," ujar dia.

Dalam sidang itu, hadir Dr. Baedhowi, M.Ag Puket I Bidang Akademik, Ana  Sofiyatul Azizah, M.Pd Puket II Bidang Keuangan, Drs. H. Abdul Munjid, M.S.I Puket III Bidang Kemahasiswaan, dan sejumlah dosen penguji.(tb44/STU)
Bagikan :

Tambahkan Komentar