Tabayuna.com - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) resmi bubar. Namun para anteknya masih bercokol ingin menguasai Indonesia dan mengganti Pancasila dengan khilafah. Salah satu dedengkot ustadznya adalah Felix Siauw yang belakangan mendekati beberapa kiai-kiai muda NU.

Hal itu direspon oleh mantan Ketua HTI Babel, Ayik Heriansyah. "HTI sekarang memerintahkan para syababnya terutama yang menjadi pengurus dan figur publik berhenti dulu ngomong Khilafah di muka umum sampai keadaan kondusif," kata Ayik, Ahad (28/7/2019).

Strategi politik HTI, kata dia, setelah pembubaran adalah melakukan serangan-serangan halus.

"Contohnya acara Multaqa Ulama yang diadakan HTI serentak di seluruh daerah bertempat di pesantren-pesantren dan majlis taklim dengan tema Menolak Proyek OBOR. Melalui acara ini HTI mau menanamkan opini bahwa Jokowi antek komunis Cina," tegas Ayik.

Kita baru bisa yakin, lanjut Ayik, bahwa Felix Siauw telah bertobat dari HTI setelah dia menyatakan secara terbuka dukungan dan setia kepada NKRI, Pancasila dan UUD 45 serta aktif menyadarkan syabab-syabab HTI agar kembali ke NKRI dan mencampakkan Khilafah. (Tb77/ii).
Bagikan :

Tambahkan Komentar