Oleh Virama Isaroh

Mahasiswa INISNU Temanggung

Pendidikan adalah suatu upaya yang efektif dalam mengembangkan kemampuan kepada manusia. Melalui program pendidikan, anak didik dibina untuk menjadi dirinya sendiri dan dapat mengembangkan potensi yang luar biasa untuk dimilikinya. Pendidikan yang bermutu merupakan pendidikan tidak hanya mampu mengantarkan anak didiknya pada pencapaian kemampuan akademik, tetpai juga mampu membuat perkembangan anak didik agar menjadi pribadi yang baik dan menjadi anak didik yang optimal.

Anak didik perlu difasilitasi agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Salah satu layanan agar peserta didik tumbuh atau berkembang secara optimal adalah kegiatan bimbingan dan konseling. Bimbingan dan konseling adalah hal yang harus diperlihatkan oleh semua pihak sejak usia dini.

Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang secara terus menerus dan sistematis kepada individu dalam memecahkan masalah yang dihadapinya agar mampu memahami, menerima, dan mengarahkan dirinya sesuai dengan kemampuan dirinya. Sedangkan konseling adalah salah satu teknik pelayanan bimbingan dengan tujuan agar mampu memperoleh pemahaman yang baik terhadap dirinya, mampu menyelesaikan masalah yang dihadapinya, dan mampu mengarahkan dirinya untuk mengembangkan potensi yang lebih optimal. Jadi bimbingan konseling ini adalah sebagai bantuan yang diberikan seseorang kepada orang lain dengan harapan anak itu mampu memahami dirinya, mengarahkan dirinya sesuai dengan kemampuan atau potensi sehingga mencapai penyesuaian diri dengan lingungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan tingatan pendidikan pertama dimana usia ini anak didik berada pada tahapan perkembangan yang dikenal dengan masa emas. Sehingga anak didik akan mudah diarahkan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal dalam melaksanakan tugas perkembangan yang meliputi aspek intelektual, emosional, minat bakat, social, maupun aspek adaptasi.

Yang melandasi bahwa Pendidikan Anak Usia Dini memerlukan bimbingan dan konseling adalah kesetaraan Pendidikan Anak Usia Dini sekarang ini dengan pendidikan dasar dan menengah. Jika dilingkungan pendidikan dasar dan menengah bimbingan konseling ini sangat dibutuhkan, otomatis pada Pendidikan Anak Usia Dini juga membutuhkannya. Selain keahlian dan pengalaman pendidik, factor lain yang perlu diperhatikan adalah kecintaan yang tulus pada anak, hangat dalam bersikap dan bersedia bermain dengan anak.

Peran guru bimbingan konseling di Pendidikan Anak Usia Dini menjadi sangat penting untuk membantu mengoptimalkan semua aspek perkembangan dan pembentukan karakter anak didik meskipun di Indonesia seringkali guru-guru di taman kanak-kanak atau pendidikan anak usia dini merangkap sebagai guru bimbingan konseling bagi anak didiknya.

Setiap anak pasti memliki cirri-ciri yng berbeda dan unik dimana setiap anak juga pasti memiliki bakat, minat dan kecenderungan yang berbeda. Perbedaan ini perlu mendapat perhatian lembaga untuk memberikan keunikan masing-masing.

Berdasarkan latar belakang diatas bimbingan konseling bagi anak usia dini sangatlah penting. Oleh karena itu, perlu adanya pengetahuan lebih lanjut, mengenai bimbingan konseling pada pendidikan anak usia dini ini.

 

Bagikan :

Tambahkan Komentar